Tags
arofah, asyuro, dzulhijjah, muharram, puasa puasa sunnah, qiyamul bidh, rajab, sya'ban, tasu'a
- Puasa Asyuro : tanggal 10 Muharram, “ Puasa Asyuro menghapuskan dosa dosa setahun

- yang telah berlalu”( HR.Muslim )
- Puasa Tasu’a : Tangal 9 Muharram
- Puasa semenjak tanggal 1 Muharram, “ Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa sunat pada bulan Muharram, karena merupakan bulan yang dimuliakan oleh Allah”( HR. Muslim)
- Puasa Rajab, Tanggal 1 Rajab : Dapat menghapuskan dosa selama 3 tahun, Tanggal 2 Rajab : Dapat menghapuskan dosa selama 2 tahun, Tanggal 3 Rajab : Dapat menghapuskan dosa selama 1 tahun, Tanggal 4 sampai 30 Rajab : Setiap harinya dapat menghapuskan dosa selama satu bulan
- Puasa Sya’ban, Adalah Nabi SAW. Beliau tak pernah berpuasa ( selain Ramadhan ) melebihi puasanya bulan Sya’ban karena beliau sering mengerjakan puasa sunat pada bulan Sya’ban sebulan suntuk ”( Mutaffaq Allah )
- Puasa 6 hari pada bulan Syawal, ” Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan puas enam hari pada bulan Syawal, maka seolah-olah dia telah berpuasa selama setahun penuh ”( HR. Muslim )
- Puasa Arofah : tanggal 9 Dzulhijjah, ” Puasa Arofah menghapus dosa dosa selama 2 Tahun, yakni setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang ” ( HR. Muslim )
- Puasa Yaumul Bidh : Tanggal 13,14,dan 15 setiap bulan, “ Puasa 3 hari setiap bulan adalah seperti puasa sepanjang tahun ” (HR. Bukhari dan Muslim )
- Puasa Senin dan Kamis, ” Amal-amal manusia itu dilaporkan kepada Allah setiap hari senin dan Kamis .Oleh karenanya aku senang jika setiap amalku dilaporkan saat aku sedang berpuasa ”( HR. Tirmidzi)
- Puasa 1 Dzulhijjah, ” Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, ia akan diampuni dosanya”
- Puasa 2 Dzulhijjah, ”Barang siapa berpuasa pada hari itu, seakan akan ia melakukan amal ibadah selama setahun tanpa dicampuri maksiat sedikitpun ”
- Puasa 3 Dzulhijjah, ” Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, do’anya akan mustajab ”
- Puasa 4 Dzulhijjah,” barang siapa berpuasa pada hari itu, Allah akan menghilangkan kesusahan dan kefakirannya dan dikampung akhirat kelak dia akan dikumpulkan bersama orang-orang soleh dan mulia ”
- Puasa 5 Dzulhijjah” Barang siapa yang berpuasa pada tanggal itu, dia akan dibersihkan dari kemunafikan dan dijauhkan dari siksa kubur ”
- Puasa 6 Dzulhijjah” Barang siapa berpuasa pada tanggal itu, kelak dia akan diberi kesempatan memandang wajah Allah Yang Mulia dan penuh rahmat. Dan sesudah itu ia tak akan disiksa lagi untuk selamanya ”
- Puasa 7 Dzulhijjah” Barang siapa berpuasa pada tanggal itu, Allah akan menutup 30 pintu kesulitan dan membukakan 30 pintu kemudahan baginya ”
- Puasa 8 Dzulhijjah : hari Tarwiyah” Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, maka dia akan mendapatkan pahala yang hanya Allah sendiri yang mengetahui besarnya ”
- Puasa 9 Dzulhijjah” Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, dia akan diampuni dosanya setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang ”
- Tanggal 10 Dzulhijjah
”Barang siapa yang mendekatkan diri kepada Allah cara berkurban, Allah akan mengampuni dosanya dan dosa para keluarganya semenjak pertama kali darah kurban menetas ke bumi dan barang siapa yang bersedekah pada hari itu dengan memberikan makanan atauj pemberian lainya kepada orang mukmin, maka Allah SWT akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan selamat dan timbangan amal baiknya melebihi beratnya gunung Uhud ”
Assalamu’alaikumm,,, Haturnuhun atas informasi puasa sunnahnya…….. senang sekali kalau mau meluangkan waktu untuk berkunjung di blog-ku
http://gastsmile.blogspot.com/ atau
http://gastsmile.wordpress.com/
thankyou yk..
buat infonya
dapat ilmu lagi ttg puasa senin kamis
selama ini gak pernah kpikiran kesana..
Yak sama2 mbak Putri >_<
Assalamu’alaykum warohmatulloh…
Salam kenal, ditunggu kunjungan baliknya.
Assalamu alaikum… alhamdulillah dapat info yang cukup berharga dunia akhirat.
waalaykumusalam. Amin
Alhamdulillah…terimakasih info puasa sunnahnya.