Jangan bersedih, karena kesedihan itu akan membuat harta yang tersimpan di lemari-lemari Anda yang indah, di istana-istana Anda yang megah, dan di dalam kebun-kebun Anda yang hijau itu hanya akan menambah kecemasan dan kesedihan Anda saja

Jangan bersedih, karena kesedihan itu akan membuat obat yang diberikan dokter, dijual di apotik, dan diagnosa seorang dokter tidak akan pernah membahagiakan diri Anda. Apalagi bila anda masih menanamkan kesedihan dalam hati, menggantungkan kesedihan di dalam kedua kelopak mata, membiarkan diri Anda untuk dimasuki kesedihan itu, dan menyusupkannya di bawah kulit, maka semuanya itu akan sia-sia.

Jangan bersedih, karena Anda masih memiliki do’a. Anda boleh bersimpuh di depan pintu-pintu Tuhan Yang Maha Kuasa, dan Anda dapat memperoleh ketenangan di depan pintu-pintu Sang Raja Diraja. Anda juga masih memiliki waktu sepertiga akhir malam dan masih menempelkan dahi ke tanah, bersujud.

Jangan bersedih, karena Allah telah menciptakan bumi dengan segala isinya, telah menumbuhkan taman-taman yang memberikan pemandangan indah, kebun-kebun yang berisi tumbuh-tumbuhan yang indah dan rimbun untukmu, kurma-kurma yang tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun, bintang-bintang bercahaya, hutan belantara, dan sungai-sungai.

Jangan bersedih, karena Anda masih dapat minum air yang jernih, menghirup udara yang segar, berjalan di atas kedua kaki tanpa menggunakan alas kaki, dan Anda masih dapat tidur nyenyak pada malam hari.

(Laa tahzan, Dr. Aidh alqarny)

Delapan perkara dimana rosulullah selalu berdoa kepada Allah salah satunya adalah memohon perlindungan atau dijauhkan dari kesedihan dan kegelisahan.

Kesedihan dari apa yang telah lalu dan kegelisahan dari apa yang belum terjadi.

Allah melarang kita untuk bersedih, berlebihan merenungkan apa yang terjadi, menyesalinya. Kecuali kita hanya mengambil hikmah dan pelajaran dari apa yang telah terjadi. Karena sering kali kesedihan menghalangi kita dari kesuksesan. Sedangkan kegelisahan dalam urusan dunia adalah dari setan semata. Karena kita dalam kesedihan sehingga kita takut melakukan sesuatu ataupun karena kita dalam kegelisahan karena berburuk sangka akan yang belum terjadi.

Kegelisahan hanya akan menjadikan kita seorang pengecut yang terlalu takut untuk mengambil sebuah resiko. Memperhitungan semua permasalahan dengan akal pikiran saja, melupakan bahwa ada kekuatan yang Maha Dasyat yang turut andil dalam segala urusan kita didunia. Bahkan kekuatan itu berada sangat dekat dengat kita, lebih dekat dari pada urat leher kita.

Makanya Jangan bersedih, bersama kita tersenyum ceria, dengan percaya diri dan semangat kita akan mampu mengahdapi segala kesulitan yang melintang. Hamasah :grin: